Skip to main content

Self-Actualization In The Midst Of Busyness

Feature image via Pinterest



Hectic
Deadline
Meeting
Target
What do you think about it all?
Saturated and stress! itu pasti!!!

Tanpa kita sadari ketika kita terbiasa dengan rutinitas yang monoton terus dilakukan secara berkala dalam kurun waktu yang cukup panjang (lama). Tentunya hal tersebut membuat diri kita akan terfokus pada apa yang sedang kita kerjakan sehingga akhirnya we forget to treat ourselves well and we don't develop, misalnya saja pemikiran kurang berkembang yang menyebabkan kita kurang produktif dalam mengkotribusikan gagasan, statement yang kurang pas, juga perspektif yang kurang luas.

Banyak temen-temen aku yang nanya, kenapa sih rin banyak banget kegiatan diluar kerja? biar apa?
jawabannya adalah untuk distracting the feeling of saturation and stress caused by busy work, buat aku kalo kita kerja cuma buat ngisi dompet doang itu gak cukup karena percuma kalo pemikiran kita gak ikut diisi juga. Well, maksudnya adalah ketika kita mengerjakan pekerjaan yang itu-itu aja setiap harinya tanpa kita sadari otak kita akan terfokus dan terbiasa dengan hal tersebut jadi giliran dikasih kerjaan lain bakalan agak mandeg alias butuh proses lagi buat beradaptasi even itu hal kecil, mengenai suasana kerja yang gitu-gitu aja juga berpengaruh pada mood misalnya aja kalo sampe bosen itu bisa bikin mager dan emosi labil, juga dengan relasi atau partner kerja yang itu-itu ya sangat berpengaruh pada mindset yang pasti karena ketika kita terbiasa berinteraksi dengan orang yang sama tanpa kita memperluas pergaulan, mindset kita otomatis akan terbentuk sesuai dengan hal-hal eksternal yang kita approve

Kegiatan diluar pekerjaan buat aku itu bagian dari Self-Actualization, betapa awarenya aku sama hal yang satu ini. Dunia udah makin berkembang lebih cepat dari apa yang kita pikirkan, dan untuk mengimbanginya dari diri kita sendiri yaitu pergaulan yang luas dan pola pikir yang dinamis maksudnya seiring dengan perkembangan zaman. Kita gak bisa menutup diri dari perkembangan teknologi yang dirasa udah mendominasi diabad ini, bayangin aja zaman sekarang kita mudah banget mau ngapa-ngapain gak perlu banyak mikir tinggal klik, tap, swipe apa yang kita pengen langsung ada depan mata.
Sama seperti halnya pola pikir yang buat aku pribadi sih gak boleh statis, kalo pola pikir kita gak berkembang ya bakalan susah juga buat survive dalam pemahaman masa kini a.k.a kekinian. Kita gak bisa menyalahkan kenapa generasi sekarang lebih berani lebih kritis (dalam konteks positif), karena generasi sekarang dengan generasi sebelumnya sangat berbeda baik itu pergaulan, habit, dan pola pikir. 

Yang jadi masalah itu adalah ketika kita tidak membuka diri dan tidak mengedukasi diri mengenai perkembangan zaman, maka yang akan terjadi adalah rendahnya toleransi dan empati kita terhadap orang lain yang kita "anggap" berbeda dengan kita yang kemudian akan melahirkan perpecahan that's a bad thing
Jadi menurut aku salah satu cara untuk menyelamatkan dunia harus dimulai dari diri kita sendiri untuk melakukan Self-Actualization, ketika kita udah bisa ngerubah diri kita (definitely better) kita akan mudah merubah sekitar kita jadi secara gak langsung juga kita menjadi agen of change untuk sekitar kita. Beraaat banget kan nih pembahasan.
Yang pasti manusia memang membutuhkan Self-Actualization dan itu juga bisa sebagai me time atau quality time dimana kita dapat mengeksplor diri kita sesuai passion tanpa dibatasi apapun yang menjadi beban seperti hectic dan permasalahan kerja yang biasa kita hadapi sebelumnya. 

Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara apapun sesuai apa yang kita suka berkenaan dengan hobi dan akhirnya membuat diri kita semakin produktif. Misalnya ada yang suka dengan public speaking bisa mengikuti training classnya yang selain mendapatkan ilmu kita juga bisa dapetin temen baru, dan masih banyak lagi hal yang bisa kita lakukan diluar kerja tentunya dengan memanfaatkan weekend atau hari libur. Kalo aku pribadi biasanya mengisi hari libur dengan mengikuti kegiatan-kegiatan Hijabers Community Bandung karena dikomunitas itu benefit yang bisa aku dapetin banyak banget ilmu, entertainment, temen, yang pasti ngebantu aku dalam beraktualisasi diri, kalo gak ya aku nulis kayak sekarang ini, aku pikir selagi muda dan selagi bisa kenapa enggak kita maksimalin diri dengan beraktualisasi diri.

Impact dari Self-Actualization secara umum yang udah aku rasain sih pastinya jadi lebih open minded, lebih toleransi, lebih optimis, mood yang lebih stabil dan lebih positive thinking. Kalo kita udah punya itu semua, disaat kita dihadapkan lagi sama kesibukan kerja, deadline, dan sebagainya kita akan lebih siap karena mood, pikiran dan segala macemnya udah di up grade. So, take advantage of youth by actualizing yourself to become a better person.







Regard
Orin

Comments

Popular posts from this blog

Review - Treatment di MS Glow Clinic Bandung

Assalamu’alaikum beauties, kali ini aku mau cerita mengenai keseruan event Bandung Hijab Blogger X MS Glow Bandung kemaren, event ini diselenggarakan di Noor Hotel jl. Madura No. 6 Bandung. Acaranya berlangsung seru banget karena dipandu oleh MC hits juga yaitu kak Elga Permana. Nah selain silaturahim Bandung Hijab Blogger family juga kita semua dapet banyak ilmu loh. Pertama kita dikenalin mengenai MS Glow Clinic oleh kak Latifah Nuraeni yang sekaligus sebagai manager MS Glow, jadi MS Glow tuh udah buka di lima cabang di kota-kota besar di Indonesia, ada di Malang, Bali, Jakarta, Surabaya dan Bandung. Untuk MS Glow cabang Bandung lokasinya ada di jl. Lombok No. 3 Bandung, lokasinya cukup strategis guys. MS Glow ini mempunyai visi misi untuk mempercantik wanita Indonesia agar menjadi elegant dan fresh, untuk yang bertanya-tanya aman ga sih kliniknya atau halal ga sih? Jangan khawatir guys karena untuk treatment peralatannya di ekspor dari Eropa tentu peralatan canggih ters

Review - Rangkaian Safi Age Defy

So happy... tepatnya pada tanggal 26 Oktober 2019 kemaren itu aku dateng ke Blogger Gathering Event bareng Bandung Hijab Blogger dan SAFI Indonesia. Event ini bukan hanya Gathering doang loh tapi juga sekaligus exclusive lauch product SAFI Age Defy. Event ini ada beauty talkshow sama Kak Anindita, dr. Mita, dan Hanum Mega yang merupakan beauty influencer. Selain itu, kita masing-masing peserta dikasih kesempatan buat meracik Gold Water Essence sendiri loh, seruuuu bangeeeet. Honestly, ini merupakan pertama kalinya aku cobain produk Safi, telat banget kan tuuuuh?! Pas pertama kali terus langsung nyoba rangkaian Safi Age Defy ini dan aku amaze banget ternyata sebagus itu gengs, aku nyesel baru coba sekarang hahaha Diusia yang udah bukan ABG lagi kayaknya aku jadi makin concern buat treatment atleast treatment sendiri dengan rangkaian skincare, karena kalo dulu aku gak terlalu melek skincare yang ternyata sepenting itu gengs. Jadi sekarang meskipun yaaa prosesnya panjang d

Review - ST. Ives Fresh Skin Apricot Scrub

Hallo gaes... Sebelumnya aku review anything make up and skincare product di femaledaily network, udah lama banget aku ga review so, aku bakalan review di blog pribadi aku. Sebelumnya aku mau kasih tau kalo ini honest review dari aku dan ini bukan endorse atau aku ga ada kerjasama apapun sama pihak St. ives haha Sebelumnya aku ga terlalu peduli sama scrub atau apalah itu, karena aku udah ngerasa deep clean dengan facial wash yang aku gunakan. Tapi ternyata tidak sodara-sodara.. Sebagai orang yang hobi make up everyday ya meskipun ga full make up, karena make up daily aku cuma moisturaizer atau shooting cream, sunscreen, blush on, dan lipstik. Ga terlalu berat tapi tetep aja kalo step cleansingnya ga tepat ya bakalan nimbun sebum dan kalo didiemin lama kelamaan bakalan berubah jadi jerawat. Karena aku ngerasa perlu banget deep cleansing, salah satunya ya physical exfoliate which is yang aku gunain scrub dari St. Ives. Kalo ditanya kenapa prefer ke scrub ini aku juga ga tau, y